01
Mar
10

Telah Terbit: Dari Jendela Hauzah (Novel)

Testimoni:

Novel ini tidak sekedar menyajikan eksplorasi latar Timur Tengan (Iran) sebagai syarat keglobalan tematiknya, tetapi juga sebagai upaya berbicara tentang pergulatan identitas dan teologi. Sangat menarik!
Irfan Hidayatullah, dosen Sastra Indonesia Unpad, penulis, dan aktivis Forum Lingkar Pena

“Saatnya menyibakkan hijab mazhab. Iran yang terhidang di buku ini adalah sepenggal kisah yang bisa Anda raba dan rasa, sebidang ranah yang menyimpan peristiwa unik kehidupan manusia yang tak tersaji di media. Di tangan Otong Sulaeman, kisah pelajar hauzah di Qum ini bukan semata kisah drama, namun juga wahana perjalanan ruhiyah.”
Sofie Dewayani, novelis, cerpenis

Novel “Dari Jendela Hauzah” mengukuhkan bahwa karya fiksi bukan semata
permainan imajinasi dan mengajak pembaca berkhayal ‘kosong’. Potret
Iran yang menjelma utuh berlandaskan memori dan aspek empiris
penulisnya merupakan nilai istimewa yang menggiring saya mereguk
cerita lebih jauh, tidak sekadar mencicipi.
Rini Nurul Badariah, penerjemah dan penyunting lepas.

Iklan

10 Responses to “Telah Terbit: Dari Jendela Hauzah (Novel)”


  1. Maret 1, 2010 pukul 3:46 pm

    Begitu ada ulasan sebuah novel karya otong sulaeman (OS) di blog ini via FB sungguh menarik sy tuk membuka-bukanya sekaligus mengembalikan sy ke suasana saat-saat bersama OS diawal kuliah di sastra tahun 90 an. Ada suatu peristiwa yg tak terlupakan. Pernah sy diintrogasi pemilik kost karena sy sering datang ke kostnya OS baik haya untuk tidur atau ikut mandi. Karena saya dapat izin OS dan kakaknya dengan menunjukkan tempat kunci rahasia klo saya mau masuk. Mungkin pemilik kost sering mengamati sy keluar masuk kamar OS tanpa diperkenalkan terlebih dahulu oleh OS. Untung saat diintrogasi OS datang dan sekaligus menjelaskannya. Apakah OS masih ingat setelah malang melintang ke Iran? Mudah-mudah klo bukunya hadir dihadapanku dapat mengobati rasa kangen saya yg lama gak jumpa sejak tahun 1994 ketika OS ke Iran. Demikian dulu aja, mudah2an secuil kisah di atas dapat mengenang persahabatn selama kuliah dulu..Selamat ya atas karya terbarunya, “Dari Jendela Hauzah” semoga menjadi best seller.

  2. 3 ahmad faisol
    April 17, 2010 pukul 2:21 pm

    kang otong…saya sudah baca novelnya, dari ust. ghozali.

    komentarnya : luar biasa !!!!!!

    novel ini memberikan gambaran yang sederhana (dan sedikit lucu) dari kalangan santri yang menempuh ilmu di hauzatiah qum. di bumbui oleh masalah asmara, dan kasus spionase. inti dari novel ini justru adalah pelajaran akidah- melalui metode logika dan filsafat, yang pembahasannya sudah semakin jarang di negeri ini.

    pokoknya novel ini layak di baca oleh siapa saja yang ingin punya cara pandang baru dalam mempelajari akidah, islam, iran, dan hauzah.

    nb : ditunggu sequelnya

  3. Mei 12, 2010 pukul 12:39 pm

    mas terima kasih untuk novelnya sangat luar biasa

  4. Januari 2, 2013 pukul 2:59 pm

    afwan, ada yang tahu arti dai “man shumoro be khuda mesoperam”

  5. 8 Nehza
    Agustus 24, 2013 pukul 6:18 pm

    Assalamu’alaikum, kang Otongsulaeman, haturnuhun novelnya bagus banget. Saat ini saya mencoba mengangkat tema analysis novel dari novel ini sebagai judul salah satu tugas mata kuliah. Mohon do’anya y…
    Ada terbitan yang terbaru kah???
    Sukses y….
    Wassalamu’alaikum.

  6. Oktober 4, 2014 pukul 1:43 am

    I’m really loving the theme/design of your weblog.
    Do you ever run into any browser compatibility problems?
    A couple of my blog visitors have complained about my
    website not working correctly in Explorer but looks great in Safari.
    Do you have any ideas to help fix this issue?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


About me

Otong Sulaeman, lahir di Majalengka pada 1971. Ia lulus Sastra Arab Universitas Padjdjaran tahun 1994. Selanjutnya, ia pernah mendalami Studi Ulumul Quran di Al Mustafa International University, Qom, dan sempat belajar di program pascasarjana Sastra Persia di Imam Khomeini International University, Qazvin (Iran). Namun gelar master justru didapatkannya dari Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran tahun 2010 di bidang filologi. Saat ini dia sedang menempuh studi S3 Filologi di Unpad.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: